Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Penyakit. Show all posts

Friday, March 14, 2014

,

Kenali Gejala Penyakit Jantung dan Serangan Jantung

Penyakit jantung masih merupakan pembunuh No 1 di Indonesia bahkan di dunia. Mengapa hal itu bisa terjadi? Penyebabnya adalah banyak para penderita sakit jantung yang mengabaikan gejela-gejala penyakit jantung. Hal ini bisa dimaklumi mengingat tidak banyak orang yang tahu seperti apa ciri-ciri dan gejala serangan jantung. Namun tentu saja hal seperti tidak boleh dibiarkan.

Serangan Jantung
Nah, berikut ini ada beberapa informasi terkait gejala penyakit jantung dan tanda-tanda seseorang terkena serangan jantung. Simak baik-baik!

A. Gejala Penyakit Jantung

Berikut ini gejala-gejala penyakit jantung yang sering diabaikan, seperti dilansir oleh detikhealth:

1. Sering Kelelahan

Jika Anda kerap merasa lelah meski tidak melakukan aktivitas berat, segera konsultasikan ke dokter pribadi. Ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada jantung. Rasa lelah ini juga sering dirasakan saat bangun tidur.

2. Sering Berkeringat

Umumnya seseorang berkeringat usai berolahraga atau saat cuaca panas. Namun jika Anda mudah berkeringat, meski tidak melakukan apapun, kemungkinan jantung Anda bermasalah.

Friday, September 13, 2013

Waspadai 7 Penyakit Tanpa Gejala Ini

“Dok, kok saya dibilang sakit padahal tidak ada keluhan apapun?”
“Dok, kok hasil laboratoriumnya tidak normal padahal saya merasa sehat saja?”

Mungkin sebagian besar dari kita pernah bertanya begitu ketika divonis mengalami suatu penyakit, padahal jasmani kita merasa sehat. Memang betul, beberapa penyakit memang tidak memberikan keluhan pada stadium awalnya.

Bahkan, ketika gejala muncul, bisa jadi kondisi telah memburuk atau sudah stadium lanjut. Berikut adalah penyakit-penyakit yang perlu diwaspadai karena sering tidak menimbulkan gejala dan tidak disadari.

1. Hipertensi dan Kolesterol Tinggi
Dua masalah ini sangat populer di tengah masyarakat. Hipertensi dan kolesterol yang tinggi pada dasarnya tidak memberikan keluhan apapun bagi penderitanya. Idealnya tekanan darah normal untuk dewasa ialah ≤120/80 mmHg, dan disebut hipertensi grade I apabila tensi ≥140/90 serta hipertensi grade II bila tensi ≥160/100. Tekanan darah yang melebihi 180/120 disebut juga hipertensi krisis (berbahaya).

Namun ironisnya, hipertensi hingga ≥ 200/120 pun kadang tidak memberikan gejala apapun! Atau pada kebanyakan kasus, orang tersebut hanya mengeluh pusing-pusing ringan dan pegal-pegal ringan. Tak heran, banyak orang yang menyepelakan dan tidak mau berobat karena tidak ada keluhan. Itu adalah persepsi yang keliru. Disadari atau tidak, dampak hipertensi sebenarnya telah terjadi apabila tekanan ≥ 120/80; efek kerusakan akan terakumulasi hingga bertahun-tahun kemudian baru menimbulkan penyakit jantung dan pembuluh darah. Khusus untuk hipertensi krisis, bahaya stroke, penyakit jantung, serta pecah pembuluh darah dapat mengancam setiap saat.

Serupa halnya dengan kolesterol tinggi. Kadar kolesterol yang tinggi ibarat bom waktu yang akan terakumulasi di pembuluh darah atau jaringan hati (fatty liver) dan berakibat fatal. Padahal, obatnya sangat sederhana dan relatif murah.

Saturday, October 29, 2011

,

Osteoporosis Bukan Penyakit Lanjut Usia

Penyakit osteoporosis selama ini memang identik diderita oleh kalangan usia lanjut. Namun, ini bukan berarti semakin tua usia seseorang semakin mudah pula mereka menderita osteoporosis.

"Osteoporosis itu bukan penyakit tua. Memang lebih banyak diderita pada orang tua, tapi penyakit ini bisa dicegah," kata Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan, Ekowati Rahajeng saat acara temu media dengan tema "Cintai Tulangmu Cegah Osteoporosis", di Jakarta, Jumat (28/10/2011).

Osteoporosis sering disebut sebagai silent disease. Si penderita biasanya tidak merasakan nyeri atau gejala apa pun sampai pada akhirnya mengalami patah tulang. Eko mengatakan, berdasarkan data Puslitbang Gizi Departemen Kesehatan dan Persatuan Osteoporosis Indonesia (Perosi), perempuan memiliki angka kejadian lebih tinggi mengalami osteoporosis ketimbang laki-laki.

Bahkan, diperkirakan pada 2015 jumlah perempuan dengan osteoporosis di Indonesia meningkat menjadi 24 juta orang.

Thursday, August 14, 2008

Tidak Mau Operasi Gondok

Penyakit gondok disebabkan oleh kekurangan asupan yodium. Penelitian menunjukkan kaum perempuan lebih banyak mengidap penyakit ini ketimbang laki-laki. Penyakit gondok ini ada yang ringan dan ada pula yang ganas. Penyakit gondok yang ganas disebabkan oleh kelebihan hormon tiroid. Penderita biasanya juga merasakan keluhan bola mata menonjol dan tangan sering gemetaran.

Menurut medis gondok memang diatasi dengan operasi. Akan tetapi, untuk penyembuhan dengan produk Tianshi, kita menyarankan mengonsumsi Calcium 1 (dengan dosis 1x1, 1 hari 1 sachet), Chitosan Capsules (2x2) dan Cordyceps Mycellium Capsules (2x2). Dalam waktu tiga bulan penyakit gondoknya InsyaAllah bisa di sembuhkan dan tidak harus di operasi.

Untuk menjaga agar penyakit tidak berulang kembali, pandai-pandai menjaga kesehatan. Perbanyaklah istirahat karena Anda tidak boleh terlalu cape. Pastikan Anda mengonsumsi yodium dalam jumlah yang cukup setiap hari.

Power of Tiens Edisi 20