Jika membawa anak ke dokter karena sakit pilek atau diare, tidak jarang dokter memberikan resep antibiotik. Bahkan jika tidak diberikan sekalipun, kadang-kadang konsumen justru memintanya. Padahal untuk sakit tertentu, penggunaan antibiotik dinilai sebagai tindakan yang berlebihan.
Dokter spesialis anak Purnawati Pujiarto yang juga aktivis dari Yayasan Orangtua Peduli (YOP) memaparkan, jika mengalami sakit maka perlu diperiksa penyebabnya. Apakah karena infeksi atau lainnya. Jika memang terjadi infeksi, perlu diketahui lagi penyebab infeksinya oleh virus atau bakteri.
"Jika virus maka tidak perlu diberikan antibiotik karena antibiotik tidak bisa mematikan virus, melainkan bakteri. Jadi bakteri yang bukan menyebabkan penyakit juga mati akibat antibiotik. Jika dibiarkan maka akan lama-lama akan menimbulkan resistensi," tutur Purnawati dalam sebuah diskusi kesehatan bertajuk "Bakteri: Kawan atau Lawan?" di Jakarta, Kamis.
Dokter spesialis anak Purnawati Pujiarto yang juga aktivis dari Yayasan Orangtua Peduli (YOP) memaparkan, jika mengalami sakit maka perlu diperiksa penyebabnya. Apakah karena infeksi atau lainnya. Jika memang terjadi infeksi, perlu diketahui lagi penyebab infeksinya oleh virus atau bakteri.
"Jika virus maka tidak perlu diberikan antibiotik karena antibiotik tidak bisa mematikan virus, melainkan bakteri. Jadi bakteri yang bukan menyebabkan penyakit juga mati akibat antibiotik. Jika dibiarkan maka akan lama-lama akan menimbulkan resistensi," tutur Purnawati dalam sebuah diskusi kesehatan bertajuk "Bakteri: Kawan atau Lawan?" di Jakarta, Kamis.

