UnOfficial Site | Network Development

Daftar Alamat Stockist Tiens/Tianshi

Product-Product Tiens/Tianshi sudah sangat mudah di dapatkan melalui stockist-stockist Tiens/Tianshi yang tersebar diseluruh Indonesia, dari sabang samapai Merauke. Anda bisa mendapatkan product dan Alat Bantu. Alamat-Alamat Stockis Tiens/Tianshi dapat anda lihat melalui situs ini Stockis Tiens/Tianshi

Hot Sales

Aculife adalah produk terbaru yang sangat luar biasa dari Tianshi, produk ini berguna untuk mendeteksi penyakit didalam tubuh manusia, sekaligus menyembuhkannya. Alat ini dengan cerdas akan menunjukkan titik saraf dari bagian tubuh yang terkena penyakit. Bentuknya sangat portable dan mudah digunakan, sehingga setiap orang dengan mudah bisa mendeteksi penyakitnya sendiri.... Informasi selajutnya silahkan klik disini

Pengenalan Sebab Penyebab Alergi  

Sistem kekebalan tubuh setiap orang berbeda sehingga ada beberapa orang yang sangat sensitif terhadap alergen (faktor pemicu alergi) tertentu,  sedangkan sebagian orang yang lain tidak. Ada dua faktor penyebab, yaitu genetik dan lingkungan. Risiko alergi Anda sangat berhubungan dengan sejarah alergi orang tua. Jika kedua orang tua tidak mengidap alergi, Anda hanya berisiko 15 persen mengidap alergi. Tapi jika ayah-ibu Anda pengidap alergi, risiko Anda pun bisa lebih dari 60 persen.
   
Faktor lain adalah lingkungan. Reaksi alergi terjadi jika Anda terkena suatu alergen. Semakin besar dan berulang-ulang paparan alergen, maka alergi pun cepat berkembang. Selain itu ada faktor lain yang 'berkomplot' menyebabkan kondisi-kondisi alergi, diantaranya kebiasaan merokok, polusi, infeksi, dan hormon.
   
Alergen setiap orang berbeda-beda. Beberapa alergen yang paling sering ditemukan, yaitu:

Read More...

5 Organ Tubuh yang Rusak Akibat Obesitas  

Obesitas tidak hanya penambahan lapisan lemak pada paha, lengan, atau perut. Ada konsekuensi lebih besar dari pola makan yang tidak baik dan kurang bergerak ini. Mungkin kita tidak bisa melihat secara kasat mata efek obesitas pada organ, namun nyatanya obesitas memang dapat mempengaruhi kesehatan.

Biokimia dalam tubuh sangatlah kompleks, menghubungkan banyak organ di seluruh tubuh. Tak hanya itu, biokimia tubuh juga berperan untuk menghubungkan organ dengan kesehatan fisik dan mental. Begitu pula dengan obesitas, pasti akan berdampak pada organ-organ di dalam tubuh.

Berikut lima organ yang paling dirusak oleh kondisi obesitas.

1. Jantung
Sel lemak di dalam tubuh membutuhkan oksigen untuk tetap hidup. Itu artinya jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke lebih banyak pembuluh darah. Ditambah lagi, semakin banyak lemak yang terakumulasi pada dinding arteri, maka semakin sempit ruang darah bergerak di dalamnya dan jantung pun harus bekerja lebih keras.

2. Usus besar
Peneliti belum pernah menemukan hubungan antara obesitas dengan kanker yang begitu kuat, kecuali untuk risiko kanker usus besar atau kolon. Pada pria maupun wanita yang tergolong obesitas, risiko kanker kolon meningkat. Ini terjadi karena pola makan tinggi daging merah dan daging olahan, kedua makanan itu merupakan faktor utama terjadinya polip kolon, tanda awal potensial kanker kolon.
 

Read More...

6 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Brokoli Yang Harus Diketahui  

Sayuran merupakan makanan sehat yang penuh dengan nutrisi dan vitamin. Selain itu, untuk mengonsumsinya Anda bisa memasaknya dengan berbagai macam cara dan juga mencampurkan ke dalam makanan lain. Itulah sebab kenapa Anda harus mengonsumsi banyak macam sayuran, termasuk brokoli.

Berikut adalah manfaat dari mengonsumsi brokoli yang harus Anda ketahui seperti dilansir dari indiatimes.com.

Baik untuk kesehatan mata
Menurut beberapa penelitian, lutein karotenoid yang ada di dalam brokoli baik untuk mencegah penyakit mata terutama berkaitan dengan katarak. Selain itu vitamin A yang ada di dalam brokoli, juga menyehatkan retina.

Mengatur tekanan darah

Brokoli adalah salah satu jenis sayuran yang harus dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi karena mengandung magnesium dan kalsium.

Menyehatkan sistem saraf
Dengan tingginya kandungan kalium di dalamnya, maka brokoli baik untuk kesehatan sistem saraf Anda.

Read More...

Anak Pilek dan Diare Jangan Buru-buru Kasih Antibiotik  

Jika membawa anak ke dokter karena sakit pilek atau diare, tidak jarang dokter memberikan resep antibiotik. Bahkan jika tidak diberikan sekalipun, kadang-kadang konsumen justru memintanya. Padahal untuk sakit tertentu, penggunaan antibiotik dinilai sebagai tindakan yang berlebihan.

Dokter spesialis anak Purnawati Pujiarto yang juga aktivis dari Yayasan Orangtua Peduli (YOP) memaparkan, jika mengalami sakit maka perlu diperiksa penyebabnya. Apakah karena infeksi atau lainnya. Jika memang terjadi infeksi, perlu diketahui lagi penyebab infeksinya oleh virus atau bakteri.

"Jika virus maka tidak perlu diberikan antibiotik karena antibiotik tidak bisa mematikan virus, melainkan bakteri. Jadi bakteri yang bukan menyebabkan penyakit juga mati akibat antibiotik. Jika dibiarkan maka akan lama-lama akan menimbulkan resistensi," tutur Purnawati dalam sebuah diskusi kesehatan bertajuk "Bakteri: Kawan atau Lawan?" di Jakarta, Kamis.

Read More...

Orang Tua Jangan Minum Air Lebih dari 1,5 Liter  

Air merupakan salah satu unsur penting bagi tubuh sehingga setiap orang perlu minum cukup air untuk menjaga kesehatannya. Kendati demikian, orang tua sebaiknya tidak minum air terlalu banyak karena akan meningkatkan risiko patah tulang panggul akibat terjatuh. Orang di atas usia 65 sebaiknya tidak minum lebih dari 1,5 liter setiap hari.

Menurut dokter konsultan ginjal hipertensi, Parlindungan Siregar, jika orang tua minum lebih dari itu maka kadar natrium dalam darahnya akan menurun.

"Air dapat mengurangi kadar natrium dalam tubuh, khususnya bagi orang tua yang fungsi ginjalnya secara fisiologis sudah mengalami penurunan," jelas Parlindungan dalam seminar media bertajuk "Chronic Kidney Disease and Aging" di Jakarta, Kamis (13/3/3014).

Jika kadar natrium pada darah menurun, lanjut dia, maka seseorang akan merasa lemas. Saat tubuh terlalu lemas, risiko orang tua untuk terjatuh akan tinggi. Padahal orang tua yang terjatuh bisa lebih membahayakan dirinya karena rentan mengalami patah tulang.

"Khususnya tulang panggul yang kepadatannya sudah mulai berkurang seiring bertambahnya usia. Pasien saya banyak yang mengalami patah tulang panggul karena jatuh. Setelah ditelusuri, ternyata kadar natrium dalam darahnya rendah sekali," tuturnya.

Read More...

Batasi Buah Jika Fungsi Ginjal Menurun  

Secara umum konsumsi buah disarankan untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Buah banyak mengandung serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk menjaga kesehatan. Namun orang yang sudah mengalami penurunan fungsi ginjal sebaiknya tidak makan buah terlalu banyak.

"Buah memang diperlukan, namun pada orang penyakit ginjal kronik (PGK), konsumsi buah perlu dibatasi," ujar dokter konsultan ginjal hipertensi Parlindungan Siregar dalam seminar media bertajuk "Chronic Kidney Disease and Aging" di Jakarta.

Parlindungan menjelaskan, buah merupakan sumber kalium atau potasium. Khususnya buah-buahan tertentu, seperti pisang, bahkan diketahui mengandung mineral tersebut dengan jumlah tinggi.

Karena kandungan kaliumnya tinggi, maka konsumsi buah berlebihan dapat memicu terjadinya hiperkelemia pada orang dengan PGK. Pasien PGK mengalami penurunan fungsi ginjal, termasuk kemampuannya membuang kalsium dalam tubuh. Umumnya, kandungan kalium dalam tubuh pasien PGK sudah tinggi, apalagi dengan mengonsumsi buah berlebihan.

Kalium yang tinggi dalam tubuh, lanjut Parlindungan, dapat menyebabkan terganggunya kelistrikan pada jantung.

Read More...