Showing posts with label kanker. Show all posts
Showing posts with label kanker. Show all posts

Friday, April 19, 2013

, ,

12 Makanan Super Pelawan Kanker

Setiap hari satu orang terdiagnosis kanker. Meski penyebab kanker belum diketahui dengan pasti, bukan berarti kita hanya bisa pasrah menghadapi penyakit ini. Banyak penelitian menunjukkan kanker dapat dicegah dengan menjalankan pola hidup sehat.

Memilih makanan yang sehat dan olahraga rutin bukan hanya dapat mencegah kanker, melainkan penelitian juga menunjukkan bahwa makanan yang tepat dapat menghentikan perkembangan sel kanker. Berikut adalah 12 makanan super yang diketahui bisa menjauhkan kita dari kanker.

1. Kacang tanah
Kaya akan vitamin E yang menurunkan risiko kanker kolon, paru-paru, hati, dan kanker lainnya. Selai kacang yang nikmat pada roti gandum utuh akan membantu Anda melawan kanker.

2. Grapefruit
Jeruk, grapefruit, dan brokoli kaya akan vitamin C. Elemen ini penting untuk mencegah pembentukan senyawa nitrogen yang merupakan penyebab kanker. Makanan mengandung vitamin C tinggi ini menurunkan risiko kanker esofagus, kandung kemih, payudara, serviks, lambung, dan usus besar. Jadi, jangan lupakan makanan-makanan ini dalam diet Anda sehari-hari.

3. Berry
Buah berry merupakan pelawan kanker yang tangguh. Kandungan antioksidannya yang tinggilah yang menyebabkan demikian.

Sunday, October 23, 2011

, ,

Manfaat Minum Susu Untuk Menurunkan Resiko Kanker Payudara

Manfaat susu sudah tidak diragukan lagi. Hampir semua zat gizi yang terdapat dalam susu bermutu baik. Protein dan lemak susu memiliki sifat ketecernaan yang tinggi. Kandungan vitamin dan mineral susu juga relatif lengkap.

Susu dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Ada yang segar atau ada yang dalam bentuk terolah, seperti susu bubuk atau susu kental manis. Manusia juga mengonsumsi susu dari produk pangan yang mengandung susu, seperti keju, es krim, dan yogurt.

Namun, masih ada perbedaan pendapat tentang konsumsi susu ini. Ada kelompok yang menyatakan bahwa mengonsumsi susu setiap hari tidak baik bagi kesehatan, terutama penyakit vaskular seperti penyempitan pembuluh darah. Argumennya adalah, susu meningkatkan kadar kolesterol darah yang menjadi faktor risiko penyakit jantung. Kedua, adanya hubungan positif antara produksi susu rata-rata per kapita dengan kematian akibat penyakit jantung di sejumlah negara.

Kelompok lain mendukung peran susu pada penurunan risiko berbagai penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan kanker. Penelitian terbaru di Norwegia mendukung hal itu.

Tuesday, December 02, 2008

,

Perempuan Gemuk Berpotensi Terkena Kanker

Tampaknya bagi Anda yang mempunyai berat badan berlebih, harus lebih memperketat program diet Anda. Baru-baru ini, sebuah penelitian di Amerika yang dipublikasikan dalam sebuah jurnal kebidanan dan kandungan, menyebutkan bahwa obesitas berpotensi meningkatkan risiko terkena berbagai macam kanker. Dan bahkan beresiko kematian bagi pasien pengidap kanker. Namun sangat disayangkan, tidak banyak perempuan yang mengetahui dan memahami hal ini.

"Banyak Perempuan yang kurang mengetahui informasi perihal kelebihan berat badan dan risikonya.Terkait kanker, hal yang mengkhawatirkan adalah keganasan kandungan dan kanker endometrium atau kanker selaput rahim," ujar Dr Pamela T Soliman, salah seorang peneliti dari Anderson Cancer Center di Houston. "Sudah seharusnya kita mengedukasi pasien dengan lebih baik lagi," tambahnya.

Menurut para peneliti, Perempuan yang kelebihan berat badan (overweight) lebih beresiko empat kali lebih besar terkena kanker di saluran rahim. Sedangkan Perempuan obesitas selain berisiko enam kali lipat, mereka juga berpotensi tinggi terkena kanker payudara dan kanker usus

Penelitian yang dilakukan Dr Pamela beserta rekannya ini melibatkan Perempuan-perempuan berpendidikan, lulusan universitas dan program spesialis. Sekitar 1.545 partisipan yang terpilih , 28 persen diantaranya memiliki berat badan ideal, 24 persen kelebihan berat badan (overweight), dan 45 persen obesitas.

Dari hasl penelitian diketahui bahwa hanya 42 persen partisipan yang tahu bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko kanker endometrium, dan 53 persen yang paham bahwa kanker usus dapat terkait obesitas. Sementara partisipan yang sadar bahwa berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko kanker payudara hanya sekitar 54 persen.

Menanggapi hal ini, Dr Pamela mengaku prihatin, karena sekitar 91 persen dari mereka merupakan peserta asuransi yang sering melakukan chek up ke dokter. "Bahkan, pasien yang secara rutin kontrol ke dokter pun tidak sadar bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko bagi mereka untuk terkena beragam kanker," ucapnya lirih.

Sumber : conectique.com

Produk Tiens yang direkomendasikan untuk orang yang mengalami kegemukan :
Antilipemic Tea, bermanfaat untuk mencegah kanker. Dari hasil catatan media : studi epidemologi di Cina dan Jepang menemukan bahwa meminum teh hujau bisa membantu melindungi diri dari kanker payudara dn kanker prostat. Teh hijau pada Antilipemic Tea mengandung proporsi yang tinggi atas cathechin polyphenols yang memiliki kadar anti oksidan yang diketahui mampu melawan kanker.
Antilipemci Tea yang diminum dalam jangka waktu lama, karena melebur lemak, memberikan efek penurunan berat badan/melangsingkan badan. Walaupun tujuan utamanya untuk kesehatan, banyak yang mengkonsumsinya untuk tujuan menurunkan berat badan dan banyak yang membuktikan, bahkan banyak yang menyebut sebagi teh pelangsing walaupun sebenarnya Tainshi sendiri mempunyai slimming Tea yang belum beredar di Indonesia.