Showing posts with label Stroke. Show all posts
Showing posts with label Stroke. Show all posts

Monday, October 24, 2011

,

Hati-Hati Tanda Akan Datangnya Stroke

Stroke termasuk salah satu penyakit yang ditakuti masyarakat karena bisa menyebabkan kecacatan dan kematian. Ada tanda-tanda saat penyakit akibat tersumbatnya pembuluh darah ke otak ini akan datang.

Sebagian besar stroke terjadi akibat adanya penyumbatan aliran darah di arteri yang menuju otak. Ketika kondisi ini terjadi maka bagian otak yang tidak mendapatkan asupan darah cukup berisiko mengalami kerusakan, dan tidak bisa mengendalikan fungsi tubuh.

Kerusakan yang timbul bisa bersifat sementara atau permanen, sebagian saja atau keseluruhan tubuh. Semakin cepat penanganan yang diberikan, maka semakin cepat darah yang bisa menuju otak sehingga kerusakan bisa diminimalkan.

Tanda-tanda akan datangnya stroke yang harus diwaspadai karena bisa menjadi suatu peringatan seperti dikutip dari strokeassociation.org, yaitu:

1. Mengalami mati rasa atau kelemahan secara tiba-tiba di lengan, wajah atau kaki, terutama jika hanya terjadi di satu sisi tubuh saja.
2. Mengalami kebingungan serta kesulitan untuk berbicara dan memahaminya secara tiba-tiba.
3. Mengalami kesulitan melihat pada satu atau kedua mata secara tiba-tiba.
4. Kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi secara tiba-tiba.
5. Tiba-tiba merasa sakit kepala yang parah tanpa diketahui penyebabnya.

Friday, September 02, 2011

, , ,

Langsung Tidur Setelah Makan Malam Tingkatkan Risiko Stroke

Kecenderungan saat perut merasa kenyang seusai makan malam adalah mengantuk dan ingin segera tidur. Namun sebaiknya tunggu dulu 1-2 jam, sebab risiko stroke akan semakin meningkat jika jeda waktu antara makan dengan tidur terlalu dekat.

Memberikan waktu bagi perut sekitar 60-70 menit untuk mencerna makanan diklaim bisa mengurangi risiko stroke hingga 66 persen dan akan semakin berkurang jika jedanya semakin lama. Setiap peningkatan jeda selama 20 menit, risikonya berkurang 10 persen.

Namun jeda yang terlalu lama tidak akan membuat risiko stroke hilang sama sekali, karena batas maksimalnya dikatakan hanya 2 jam atau 120 menit. Boleh-boleh saja menunggu lebih dari 2 jam sebelum tidur, namun tidak dijamin manfaatnya akan terus meningkat.

Cristina-Maria Kastorini, MSc, ahli gizi dari University of Ioannina di Yunani mengatakan jika seseorang langsung tidur setelah makan malam maka orang tersebut rentan mengalami refluks asam lambung. Kondisi ini menyebabkan asam lambung naik menuju kerongkongan dan memicu rasa tidak nyaman.

Sunday, August 28, 2011

,

Cegah Stroke dengan Mengatur Makanan

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Demikian kata pepatah. Sekira sebuah penyakit masih bisa dicegah kedatangannya, kita harus mengupayakan banyak cara. Salah satunya dengan mengatur asupan makanan sehari-hari.

Stroke dapat disebabkan penyumbatan pada arteri yang mengarah ke otak, yang beresiko terganggunya aliran darah. Atau juga disebabkan pecahnya pembuluh darah. Stroke iskemik atau penyumbatan terjadi pada 80 persen kasus stroke. Sementara stroke hemoragik atau pecahnya pembuluh darah di otak adalah penyebab 20 persen stroke.

Faktor risiko stroke termasuk merokok, hipertensi, penyakit jantung, diabetes, dan kolesterol tinggi. Gaya hidup menjadi faktor kemungkinan Anda terkena stroke atau tidak, termasuk mengonsumsi makanan yang bisa menurunkan risiko.

Langkah-langkah berikut adalah cara menurunkan risiko terkena stroke melalui pengaturan makanan. Namun, ada baiknya Anda juga berkonsultasi pada dokter.

Langkah 1

Mengurangi asupan garam untuk menurunkan tekanan darah. Berhenti menambahkan garam ke dalam makanan ketika Anda memasak atau sedang makan. Jangan lupa untuk membaca label makanan untuk mengetahui kandungan garam di dalam makanan tersebut.

Langkah 2

Mengurangi asupan kalori jika Anda termasuk overweight. Obesitas sangat rentan terhadap penyakit jantung dan diabetes. Keduanya adalah faktor risiko stroke. Lebih baik menyantap whole grain, daging tak berlemak, buah, dan sayur serta lemak sehat, misalnya minyak zaitun.

Langkah 3

Batasi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh untuk mengendalikan kolesterol. Hindari daging berlemak, fast food, dan produk susu berlemak tinggi jika kadar kolesterol meningkat.

Langkah 4

Mengurangi asupan gula halus untuk menjaga kadar gula darah. Batasi konsumsi minuman bersoda, cake, permen, es krim dan lainnya yang dapat merusak kadar insulin dalam tubuh.

Sumber : Kompas Health

Product Tiens Berhubungan dengan artikel :
1. Vigor Rousing Capsules
2. Tianshi - Renuves Capsules (Beneficial Capsules)